Pagi tadi (11 Mei 2007) tepat pukul 9 WIB rombongan Menteri Kehutanan RI Bapak MS Kaban tiba di tempat yang telah dipersiapkan oleh Panitia.
"Indonesia Menanam", demikian bunyi spanduk yang terpampang.
Acara ini merupakan kerjasama pihak Universitas Riau dengan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai bagian untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Hijau (Green City).
Dalam kegiatan ini ditanam sebanyak 800 batang pohon, juga penyerahan dokumen lahan yang akan dihijaukan.
Ulasan Bapak Menteri cukup menarik. Betapa hutan kita telah luluh lantak oleh illegal logging, pembakaran lahan yang menimbulkan asap sampai ke negeri jiran, bencana banjir, dll.
So, kalo kita semua tidak peduli akan lingkungan, bagaimana nantinya nasib anak cucu kita?
Pelaksanaan acara cukup sukses. Namun ada juga yang nyelutuk, "lahan UNRI kebanyakan memang masih hutan. Terus buat apalagi menanam?"
Ah, udahlah. Yang paling penting kan kita ikut peduli.
Karenanya kita berharap bahwa kegiatan ini juga akan ditiru oleh institusi lain.
Lebih penting dari itu tentu saja memelihara apa yang telah ditanam.
Tanpa pemeliharaan, maka semua kerja dan dana yang dikeluarkan akan sia-sia belaka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
3 komentar:
sebentar ditanam, besok babat habis...seharusnya departemen kehutanan dibubarkan..ijin HPH membumihanguskan hutan tropis indonesia.
baca komen Yudo..
benarkah begitu?
Saya pernah beberapa kali ke Pekanbaru dan saya pikir 800 batang bibit pohon tidak cukup. Masih perlu 1 hingga 2 juta pohon mungkin...biar tidak panas dan tandus...he...he....
Posting Komentar